Waktu itu secara tidak sengaja, teman satu kantorku menawariku untuk menggantikannya menjadi team Robin. Ya, ini adalah salah satu istilah di kantorku untuk menyebutkan team dengan jadwal kerja yang tetap, yaitu dari jam 18.30-03.30. Wow banget, bukan?
Yeah, mungkin banyak diantara kalian yang belum tahu dengan sistem kerja di kantorku. Sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dibidang customer service pertelekomunikasian yang harus selalu melayani pelanggan selama 24 jam, kantor kami memang menerapkan sistem shift. Berawal dari shift paling pagi yaitu jam 05.00 sampai shift malam jam 19.00. Diantara shift-shift itu, ada dua diantaranya yang jamnya tetap. Dan mereka yang terdaftar di shift-shift itu dinamai dengan team Robin dan team Batman.
Baiklah, kembali ke soal tawaran temanku tentang team Robin. Akhirnya aku menerimanya. Masih dengan perasaan yang setengah yakin dan setengah nggak yakin tentunya, karena harus masuk kerja dari malam semenjak matahari tenggelam sampai matahari hampir terbit. Sekali lagi aku ulang sodara-sodara, sejak matahari tenggelam sampai hampir terbit. Huft...baru membayangkannya saja bulu kudukku sudah bergidik. Seolah-olah merasakan betapa ngantuknya mata ini kalau musti melek 9 jam di malam hari. Merasa seperti burung hantu atau sejenis kelelawar yang hidupnya di malam hari.
Hari pertama kulalui dengan selamat. Dengan rasa yang nggak karuan tentunya karena biasanya jam 10 saja aku sudah tertidur lelap dibalik selimut. Hari kedua, ketiga, keempat, kelima, dan seterusnya kulalui dengan lancar jaya juga. Aku mulai merasa bangga karena bisa menaklukan ketakutanku yang mungkin nggak bisa begadang malam. Bahkan, kali ini aku sudah mulai pintar beradaptasi dengan jam kerjaku yang memang special itu.
Setelah dua minggu aku berada didalam team Robin, akupun mulai merasa nyaman. Dengan jam kerjanya yang teratur, porsi kerjanya yang nggak terlalu berat, teman-teman kerja yang menyenangkan, serta makanan dan minuman yang memang telah disediakan oleh kantor. Nah, kedua hal terakhir ini sebenarnya yang membuatku merasa kerasan.
Akupun menikmati pekerjaanku dengan pola waktu yang baru. Semua kegiatanku menjadi teratur. Mulai dari tidur, makan,mengurus kerjaan sampai dengan kegiatan kencan. Memang aku merasa nyaman. Tapi sebenarnya ada satu hal yang sungguhsungguh diluar dugaan. Ya, berat badanku. Aku merasa ada yang berbeda dengan tubuhku. Ketika mulai kukenakan baju, ada beberapa yang terasa begitu sempit. Apa kaerna bajunya yang mengkerut karena lama tak dipakai? Atau karena badanku yang justru melebar pikirku? Ahh, masih samar-samar ku pikirkan.
Lalu kemarin, ketika tanpa sengaja aku mengantar temanku ke apotek, iseng-iseng saja kunaiki timbangan yang ada di dekat pintu. Dan hasilnya, waaooowwww...berat badanku naik 4kg. Ya...beratku kini menjadi 47kg. Berat yang membuatku terlihat gendut, bukan???
Setelah dua minggu aku berada didalam team Robin, akupun mulai merasa nyaman. Dengan jam kerjanya yang teratur, porsi kerjanya yang nggak terlalu berat, teman-teman kerja yang menyenangkan, serta makanan dan minuman yang memang telah disediakan oleh kantor. Nah, kedua hal terakhir ini sebenarnya yang membuatku merasa kerasan.
Akupun menikmati pekerjaanku dengan pola waktu yang baru. Semua kegiatanku menjadi teratur. Mulai dari tidur, makan,mengurus kerjaan sampai dengan kegiatan kencan. Memang aku merasa nyaman. Tapi sebenarnya ada satu hal yang sungguhsungguh diluar dugaan. Ya, berat badanku. Aku merasa ada yang berbeda dengan tubuhku. Ketika mulai kukenakan baju, ada beberapa yang terasa begitu sempit. Apa kaerna bajunya yang mengkerut karena lama tak dipakai? Atau karena badanku yang justru melebar pikirku? Ahh, masih samar-samar ku pikirkan.
Lalu kemarin, ketika tanpa sengaja aku mengantar temanku ke apotek, iseng-iseng saja kunaiki timbangan yang ada di dekat pintu. Dan hasilnya, waaooowwww...berat badanku naik 4kg. Ya...beratku kini menjadi 47kg. Berat yang membuatku terlihat gendut, bukan???